Pengaruh Konsentrasi Tepung Jangkrik Terhadap Pertumbuhan Cendawan Entomopatogen Metarhizuim sp Pada Biakan Murni
DOI:
https://doi.org/10.35138/orchidagro.v5i2.1068Abstract
Penggunaan insektisida sintetik secara berlebihan dalam pengendalian hama berdampak negatif terhadap ekosistem dan kesehatan manusia, serta menimbulkan resistensi dan resurjensi hama. Pengendalian hayati menjadi alternatif yang ramah lingkungan, salah satunya dengan memanfaatkan cendawan entomopatogen Metarhizium sp. Namun, perbanyakan secara in vitro sering menyebabkan penurunan pertumbuhan dan virulensi cendawan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dan menentukan konsentrasi tepung jangkrik terbaik sebagai sumber protein tambahan pada media Potato Dextrose Agar (PDA) terhadap pertumbuhan Metarhizium sp. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti pada bulan November 2024 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan enam taraf perlakuan (0%, 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% tepung jangkrik) yang diulang sebanyak empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi tepung jangkrik berpengaruh nyata terhadap daya tumbuh, kecepatan tumbuh, dan bobot segar miselium. Konsentrasi 2% tepung jangkrik (20 g L⁻¹ PDA) merupakan perlakuan terbaik yang mampu meningkatkan luas permukaan dan bobot segar miselium secara signifikan dibandingkan perlakuan lainnya. Penambahan protein dari tepung jangkrik berpotensi meningkatkan kualitas pertumbuhan Metarhizium sp. dalam upaya perbanyakan agen hayati secara in vitro.
Kata Kunci: media PDA, Metarhizium sp., pengendalian hayati, pertumbuhan miselium, tepung jangkrik
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asep Samsul Mustopa, Romiyadi, Komarudin Hasan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


