Potensi Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Daun Kelor-Taoge sebagai ZPT bagi Tanaman Kedelai
DOI:
https://doi.org/10.35138/orchidagri.v5i2.1097Abstract
Permintaan kacang kedelai terus meningkat, namun produksi lokal belum mencukupi, sehingga diperlukan strategi peningkatan produktivitas dan mutu, seperti penggunaan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Pemanfaatan ZPT dari bahan alami seperti ekstrak daun kelor dan taoge yang mengandung auksin dan sitokinin berpotensi mempercepat pertumbuhan serta meningkatkan produksi metabolit sekunder. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji kadar total senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan dari berbagai proporsi campuran ekstrak daun kelor dan taoge, serta menilai kemungkinannya sebagai ZPT alami pada tanaman kedelai. Kombinasi ekstrak daun kelor dan taoge dianalisis total fenolik dengan metode Folin–Ciocalteu dan aktivitas antioksidan dengan uji DPPH. Hasil menunjukkan bahwa campuran dengan kandungan taoge yang lebih dominan menghasilkan variasi efek terhadap kadar fenolik dan kemampuan antioksidan. Variasi E (2 g/L ekstrak daun kelor dan 8 g/L ekstrak taoge) memberikan hasil terbaik dengan total fenolik sebesar 22,95 mg GAE/g (golongan sedang) dan nilai IC₅₀ terendah sebesar 165,20 ppm (golongan sedang), menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi. Temuan ini mengarah pada kesimpulan bahwa peningkatan proporsi ekstrak taoge dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dan mendukung potensinya sebagai ZPT alami melalui peran senyawa fenolik, auksin, dan sitokinin dalam mendukung pertumbuhan tanaman kacang kedelai.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putri Nur Itsnaini, Mirwa Adiprahara Anggarani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

