Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Kota Sukabumi

Authors

  • Helga Sukma Nopythagoras DKP3 Kota Sukabumi
  • Euis Dasipah Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Winaya Mukti, Indonesia
  • Dety Sukmawati Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Winaya Mukti, Indonesia
  • Tatang Mulyana Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Winaya Mukti, Indonesia
  • Nataliningsih Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Winaya Mukti, Indonesia
  • Tuti Gantini Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Winaya Mukti, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35138/orchidagri.v6i1.1282

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani bawang merah di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode purposive sampling yaitu di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi akan di jadikan sentra produksi bawang merah. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency atau JICA. Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang melaksanakan usahatani bawang merah di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi. Untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sampel acak sederhana (sample random sampling), dengan menggunakan rumus slovin dihasilkan jumlah sampel sebanyak 60 Sampel. Untuk mengetahui usahatani bawang merah di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani bawang merah di Kecamatan Cibeureum menggunakan analisis regresi cobb douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen luas lahan dan bibit berpengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah, sedangkan pupuk, obat-obatan dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata. Pendapatan rata-rata petani dari usahatani bawang merah adalah Rp 22.157.533,33. Nilai BEP Volume 735,34 Kg, BEP Harga Rp 9.902,13 dan BEP Penerimaan Rp 1.655.407,94. Nilai R/C Ratio kelayakan usahatani bawang merah di daerah penelitian yaitu sebesar 2,25 dimana R/C Rationya >1 yang artinya usahatani wortel di daerah penelitian layak diusahakan.

Kata Kunci : Faktor-Faktor produksi , Usahatani Bawang merah, Cobb Douglas

Downloads

Published

2026-03-28

How to Cite

Nopythagoras, H. S., Dasipah, E., Sukmawati, D., Mulyana, T., Nataliningsih, & Gantini, T. (2026). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Kota Sukabumi. OrchidAgri, 6(1). https://doi.org/10.35138/orchidagri.v6i1.1282