Pendapatan Dan Efisiensi Usaha Minapadi Dengan Ikan Mas (Cyprinus carpio) Pada System Tanam Jajar Legowo 4 (Suatu Kasus pada Kelompok Tani Margacinta Desa Margamerkar di Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang)

Authors

  • Cindy Olivia Agribisnis, Fakultas Pertanian, UNWIM
  • Euis Daasipah Agribisnis, Fakultas Pertanian, UNWIM
  • Nendah Siti Permana Agribisnis, Fakultas Pertanian, UNWIM

DOI:

https://doi.org/10.35138/orchidagri.v2i1.245

Keywords:

Efesiensi usaha mina padi, Jajar legowo, Pendapatan

Abstract

Ketersedian pangan terutama komiditas padi diantaranya dipengaruhi luas panen, produksi dan produktivitas lahan. Lebih jelasnya perkembangan luas panen, produksi dan produktivitas padi sawah di Indonesia harus diikuti meningkatnya penerapan teknologi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pendapatan dan efisiensi usahatani Minapadi dengan Ikan Mas. Unit analisisnya adalah petani Minapadi yang menanam MK 2017. Metode penelitian adalah Metode Survei dengan responden ditetapkan secara sensus. Persiapan terdiri dari kegiatan perbaikan pematang, pembuatan larikan, persemaian padi dan pengolahan lahan. Penanaman terdiri dari kegiatan penanaman padi dan ikan mas lokal yang berukuran 2–3 cm dengan kepadatan ikan 20.000/ hektar. Pemeliharaan terdiri dari kegiatan pengairan, penyiangan, pemupukan, pemberian pakan ikan dan pengendalian hama penyakit. Panen dan Pasca Panen  yaitu kegiatan panen ikan  setelah berukuran 5–8  cm atau saat padi berumur 45-55 hari. Pemasaran ikan mas tidak mengalami kesulitan baik untuk rumah tangga, atau usaha pembesaran juga sama halnya dengan pemasaran padi. Secara keseluruhan penggunaan teknologi pada usaha minapadi berupa penggunaan sarana produksi mendekati anjuran penyuluh di lapangan. Pendapatan usaha minapadi pada Legowo 4 di lahan sawah  MT 2017 rata-rata  sebesar  sebesar  Rp. 16.819.390 /hektar /musim. Berasal dari  produksi padi sebanyak 6.813  kg dengan harga Rp 5.500 / kg dan dari penjualan ikan mas sebanyak 72 kg  dengan harga Rp 30.000 / kg. Efisiensi usaha minapadi pada sistem legowo 4 sebesar 1,76 berasal dari penerimaan sebesar Rp. 39.085.909 dengan biaya total sebesar Rp. 22.266.519 berarti usaha minapadi pembesaran usaha ikan mas menguntungkan.

References

Bambang Irawan dan Tri Pranadji. 2002. Pemberdayaan Lahan Kering untuk Pengembangan Agribisnis Berkelanjutan. Dalam Forum Penelitian Agro Ekonomi FAE Vol.20 No.2 Desember 2002. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian, Bogor.

Bungaran Saragih. 2001. Kumpulan Pemikiran Agribisnis Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. Loji Grafika Griya Sarana, Bogor.

Cahyono. 2005. Budidaya Ikan di Perairan Umum. Kanisius,Yogyakarta.
Departemen Pertanian. 2001. Pembangunan Sistem Agribisnis Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional. Departemen Pertanian. Jakarta.

Muchjidin Rachmat. 2015. Percepatan Pembangunan Pangan Menuju Pencapaian Ketahanan Pangan Yang Mandiri dan Berdaulat. Dalam Forum Penelitian Agro Ekonomi FAE Vol.33 No.1 Juli 2015. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian, Bogor.

Mubyarto. 1991. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3S, Jakarta

Downloads

Published

2022-03-09

How to Cite

Olivia, C., Daasipah, E., & Permana, N. S. (2022). Pendapatan Dan Efisiensi Usaha Minapadi Dengan Ikan Mas (Cyprinus carpio) Pada System Tanam Jajar Legowo 4 (Suatu Kasus pada Kelompok Tani Margacinta Desa Margamerkar di Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang). OrchidAgri, 2(1), 1-7. https://doi.org/10.35138/orchidagri.v2i1.245

Issue

Section

Articles