Analisis Ketahanan Pangan Berdasarkan Proporsi Pengeluaran Dan Konsumsi Energi (Suatu Kasus Pada Rumah Tangga Petani Buruh Di Desa Gunungmanik Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang)
DOI:
https://doi.org/10.35138/orchidagri.v2i2.441Keywords:
Energy Consumption, Proportion of Food Expenditure, Food SecurityAbstract
The purpose of this study is to find out the total income and expenditure of farmers' households, to know the proportion of food expenditure to the total expenditure of farmers' households, to know the energy and protein consumption of farmers' households, and to find out the condition of food security of farmers' households in Gunungmanik Village based on indicators of the proportion of food expenditure and energy consumption levels. This research uses descriptive analytical methods. Technical research used is research survey. Based on the results of the study obtained information that the average household income of farmers in Gunungmanik Village is Rp 3,159,598.04 obtained from agricultural business income of Rp 2,009,589.00 (63.61%) and from outside the farm business income of Rp 1,150,000.00 (36.39%). The average expenditure on food is Rp 1.364.284,28 per month and non-food expenditure is Rp 919.413,42 per month. The average proportion of food expenditure to total expenditure is 59,74%. The average energy consumption of farmers' households in Gunungmanik Village is 1,159.68 kkaal/ person/day, while the average energy consumption rate is 54.81%. The food security conditions of farmers' households in Gunungmanik Village based on their levels are food resistant by 1,37%, food vulnerable by 2,73%, lack of food by 24,65% and food insecurity by 71,23%.
References
Arifin, Bustanul. 2004. Analisis Ekonomi Pertanian
Indonesia. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. Ariani, M. dan Pitono, J. 2014. Diversifikasi
Konsumsi Pangan: Kinerja dan Perspektif Ke Depan. Diversifikasi Pangan dan Tranformasi Pembangunan Pertanian. Editor: Ariani,M dkk.
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. Jakarta.
Purwaningsih, Yunastiti. 2008. Ketahanan Pangan: Situasi, Permasalahan, Kebijakan, dan
Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ekonomi
Pembangunan Vol. 9, No. 01. Surakarta. Pakpahan, A.H. Saliem. 1993. Ketahanan Pangan
Masyarakat Berpendapatan Rendah. Monograph Series No. 14. Bogor : Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian.
Badan Pusat Statistika, 2018. Realisasi Luas Panen Produktivitas dan Produksi Padi Sawah. BPS.go.id
Badan Pusat Statistika, 2020. Rata-rata Pengeluara Per
Kapita Warga Jawa Barat Semasa Pandemi
COVID-19. Berita Detiknews.com
Badan Pusat Statistika, 2018. Rata‑Rata Pengeluaran
per Kapita Sebulan Menurut Kelompok Barang dan Golongan Pengeluaran per Kapita Sebulan Penduduk Kabupaten Sumedang Tahun 2017.
Depkes RI dalam Supariasa et el. 2001 dalam Fadhiela, Keumala. 2014. Buku Pedoman Petugas Gizi Puskesmas.
Djiwandi. 2002. Sumber Pendapatan dan Proporsi
Pengeluaran Keluarga Petani untuk Konsumsi, Tabungan dan Investasi di Kecamatan Pedan Kabupaten Klaten. Program Studi Agribisnis Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Fadhiela, Keumala. 2015. Analisis Ketahanan Pangan
Rumah Tangga Berdasarkan Proporsi Pengeluaran Pangan Dan Konsumsi Energi. Banda Aceh : Sosial Ekonomi Pertanian.
Handayani, 1994. Pangan dan Gizi. Surakarta : Universitas Sebelas Maret.
Hardiansyah dan Martino, 1992. Gizi Terapan. IPB : Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi.
Johnson dan Toole, 1991. dalam Maxwell (2000) Urban Livelihoods and Food Nutrition Security in Greater Accra, Ghana. IFPRI in Colaborative
with Noguchi Memorial for Medical research and World Health Organization. Washinton D.C. : Research Report. No. 112.
Maxwel, S, et al. 2000. Household Food Security : A Conceptual Review. International Food Policy Research Security.
Pakpahan, A.H. Saliem. 1993. Ketahanan Pangan Masyarakat Berpendapatan Rendah. Monograph Series No. 14. Bogor : Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian.
Perdana, Fachruddin dan Hardinsyah. 2013. Analisis Jenis, Jumlah dan Mutu Gizi Konsumsi Sarapan Anak Indonesia. Jurnal Gizi dan Pangan. Bogor : Fakultas Ekologi Manusia IPB. Vol 8
No.2 Hal 39-46.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 2019.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Publikasi Statistik Indonesia, 2018. Rata‑Rata Pengeluaran per Kapita Sebulan di Daerah Perdesaan Menurut Kelompok Barang dan Golongan Pengeluaran per Kapita Sebulan,
2013-2017. Badan Pusat Statistik. Purwaningsih, Yunasiti, et al. 2008. Ketahanan
Pangan: Situasi, Permasalahan, Kebijakan dan
Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Surakarta : Balai Penelitian dan Pengembangan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Vol.9
No.1 Hal 1-27.
Rahmawati, Emy. 2012. Aspek Distribusi Pada Ketahanan Pangan Masyarakat di Kabupaten Tapin. Jurnal Agribisnis Pedesaan. Banjar Baru : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Lambung Mangkurat. Vol.2 No.3 Hal 241-251.
Rosyadi, Imron dan Purnomo, Didit. 2012. Tingkat Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Desa Tertinggal. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Surakarta : Fakultas Ekonomi Univeritas Muhammadiyah. Vol 13 No.2 Desember 2012
Hal 303-315.
Yudaningrum, Agnes. 2011. Analisis Hubungan
Proporsi Pengeluaran dan Konsumsi Pangan Dengan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani di Kabupaten Kulon Progo. Surakarta : Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.
Dwi Aditya Putra. 2019. “Bps BPS: Kategori Miskin
Kalau Pendapatannya di Bawah Rp1,99 Jutaâ€. https://www.merdeka.com/uang/bos-bps- kategori-miskin-kalau-pendapatannya-di-
bawah-rp-199-juta.html
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Bunga Khofifah Anzaini, Tuti Gantini, Ning Srimenganti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

