Analisis Kelayakan Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kabupaten Sumedang

Authors

  • Luthfi Setiadiwibawa Universitas Winaya Mukti, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Achmad Saeful Fasa Universitas Winaya Mukti, Fakultas Teknik Perencanaan dan Arsitektur

DOI:

https://doi.org/10.35138/orchidagri.v4i1.825

Abstract

Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) merupakan strategi pemerintah yang akan diadopsi oleh Kabupaten Sumedang untuk menghadapi permasalahan rokok illegal. Fenomena rokok illegal memberikan kerugian yang cukup besar bagi negara dan pemerintahan daerah Sumedang. Terlebih tembakau termasuk dalamĀ  subsektor Perkebunan dalam sektor pertanian dan industri pengolahan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi melalui indicator PDRB. Dua sektor ini adalah sektor unggulan pertama dan kedua. Untuk itu perlu dianalisis kelayakan Pembangunan KIHT yang memerlukan analisis secara kualitatif dan kuantitatif (mix method) serta pendekatan multidisiplin, yaitu ekonomi Pembangunan dalam hal analisis daya saing dan Teknik perencanaan wilayah dalam hal kelayakan dari sisi potensi wilayah dan tata ruang. Karena itu analisis yang digunakan adalah analisis kebijakan, tata ruang, ketersediaan sarana dan prasarana, analisis ekonomi dengan menggunakan analisis IKS, Location Quotient, Shift Share dan Tipologi Klassen. Berdasarkan hasil analisis yang komprehensif, didapat hasil bahwa Kabupaten Sumedang untuk saat ini (tahun 2024) belum siap membangun KIHT meskipun ada potensi di masa yang akan datang bila dipersiapkan dari sekarang.

Downloads

Published

2024-02-15

How to Cite

Setiadiwibawa, L., & Achmad Saeful Fasa. (2024). Analisis Kelayakan Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kabupaten Sumedang . OrchidAgri, 4(1), 49-62. https://doi.org/10.35138/orchidagri.v4i1.825

Issue

Section

Articles