Pengaruh Dosis Pupuk Organik Urin Kelinci Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L.) Varietas Nauli F1
DOI:
https://doi.org/10.35138/orchidagro.v2i1.372Keywords:
pakcoy, pupuk organik cair, urin kelinciAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh pemberian dosis pupuk organik cair urin kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil serta mengetahui dosis terbaik terhadap tanaman pakcoy varietas nauli F1. Percobaan dilaksanakan di kebun percobaan Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa), Kabupaten Bandung Barat. Percobaan dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan November, menggunakan rancangan eksperimen RAK sederhana dengan 6 perlakuan (dosis urin) yaitu: 0, 10, 20, 30, 40, dan 50 ml/tanaman dan diulangi sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan adanya dosis urin yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil. Dosis terbaik pada pertumbuhan (tinggi tanaman umur 21 HST dan 28 HST, jumlah daun umur 28 HST, luas daun 14 HST, serta pada bobot per tanaman dan bobo per petak umur 28 HST). Dosis terbaik ditunjukan oleh perlakuan E dan F dengan dosis sebanyak 40 ml tanaman-1 dan 50 ml tanaman-1. Dosis terbaik ditunjukan pada perlakuan 40 dan 50 ml/tanaman.
References
Andreeilee, B.F., M. Santoso, and A. Nugroho. 2014. Pengaruh jenis kompos kotoran ternak dan waktu penyiangan terhadap produksi tanaman pakcoy (Brassica rapa sub. chienensis) organik. J. Produksi Tanam. 2(3): 190–197.
Dharmayanti, N.K.S., A.A.N. Supadma, and I.D.M. Arthagama. 2013. Pengaruh Pemberian Biourine Dan Dosis Pupuk Anorganik (N,P,K) Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah Pegok Dan Hasil Tanaman Bayam (Amaranthus Sp.). E-Jurnal Agroekoteknologi Trop. (Journal Trop. Agroecotechnology) 2(3): 165–174.
Djajadirana, S. 2000. Kamus Dasar Agronomi. Murai Kencana, Jakarta
Fahrudin, F. 2009. Budidaya Caisim (Brassica juncea L.) Menggunakan Ekstrak Teh dan Pupuk Kascing.
Gardner, F.P., R.B. Pearce, and R.L. Mitchell. 1985. Physiology of Crop Plants. https://bp.ueb.cas.cz/pdfs/bpl/1987/01/05.pdf.
Hardjowigeno, S. 2003. Ilmu Tanah. Akademika Presindo, Jakarta
Indriani, H.K. 2007. Pengelolaan Kesuburan Tanah. Bumi Aksara, Semarang
Kusnendar. 2013. Pupuk Organik dari Kotoran dan Urin Kelinci. http://www.kusnendar.web.id/2013/06/pupuk-organik-dari-kotoran-danurin-kelinci.html.
Labatar, R., F. Hamzah, and N. Palimbungan. 2006. Pengaruh Ekstrak Daun Lamtoro Sebagai Pupuk Organik Cair Terhadap Petumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi. J. Agrisistem 2(2): 96–101.
Nariratih, I., M.M. B Damanik, and G.S. Gantar Sitanggang. 2013. Ketersediaan Nitrogen Pada Tiga Jenis Tanah Akibat Pemberian Tiga Bahan Organik Dan Serapannya Pada Tanaman Jagung. J. Agroekoteknologi Univ. Sumatera Utara 1(3): 479–488. doi: 10.32734/jaet.v1i3.2645.
Novizan. 2002. Petunjuk Pemupukan Yang Efektif. Kiat Mengatasi Permasalahan Praktis. AgroMedia Pustaka, Jakarta
Salisbury, F.B. 1995. Plant Physiology. Plant Physiology
Setyanto, N.W., L. Riawati, and R.P. Lukodono. 2014. Desain Eksperimen Taguchi Untuk Meningkatkan Kualitas Pupuk Organik Berbahan Baku Kotoran Kelinci. J. Eng. Manag. Industial Syst. 2(2): 32–36. doi: 10.21776/ub.jemis.2014.002.02.6.
Sutejo. 2002. Pupuk dan Pemupukan. Rineka Cipta, Jakarta
Wahyudi, H. 2017. Akar Wangi Si Perkasa Penyangga Tebing Sungai Bondoyudo. Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Chiko Andrianto Kusnia, Yana Taryana, Tien Turmuktini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


