Pengaruh Konsentrasi Pgpr (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kangkung (Ipomoea Reptans Poir) Varietas Bika

Authors

  • Eka Nugraha Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian-Universitas Winaya Mukti, Jl. Raya Bandung-Sumedang Km.29 Tanjungsari 45362, Kab. Sumedang, Jawa Barat, Indonesia.
  • Noertjahyani Noertjahyani Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian-Universitas Winaya Mukti, Jl. Raya Bandung-Sumedang Km.29 Tanjungsari 45362, Kab. Sumedang, Jawa Barat, Indonesia.
  • Linlin Parlinah Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian-Universitas Winaya Mukti, Jl. Raya Bandung-Sumedang Km.29 Tanjungsari 45362, Kab. Sumedang, Jawa Barat, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.35138/orchidagro.v3i1.513

Keywords:

Kangkung, Plant Growth Promoting Rhizobacteria

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mempelajari pengaruh konsentrasi pupuk PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung  varietas Bika, Serta mengetahui konsentrasi pupuk PGPR yang memberikan bobot segar tertinggi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kadakajaya Tanjungsari Sumedang dengan ketinggian tempat 1094 meter di atas permukaan laut. Waktu percobaan dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2020. Rancangan lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari enam perlakuan  konsentrasi PGPR dan masing-masing diulang empat kali. Konsentrasi PGPR yang digunakan adalah kontrol (PGPR 0 g L-1) , PGPR 5 g L-1, PGPR 10 g L-1, PGPR 15 g L-1, PGPR 20 g L-1, dan PGPR 25 g L-1. Pemberian konsentrasi PGPR berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun pada 25 HST dan 30 HST, volume akar dan bobot segar tanaman kangkung varietas Bika. Pemberian konsentrasi PGPR 10-25 g L-1 dapat meningkatkan bobot segar 24,48% hingga 54,03% pada tanaman kangkung varietas Bika.

References

Alfizar, Marlina, & Susanti, F. (2013). Kemampuan Antagonis Trichoderma sp. terhadap Beberapa Jamur Patogen In Vitro. Jurnal Floratek, 8(1), 45–51.
Dewi, I. R. (2007). Rhizobakteria Pendukung Pertumbuhan Tanaman.
Hardjowigeno, S. (2010). Ilmu Tanah. Jakarta : Akademika Pressindo.
Haryoto. (2009). Bertanam kangkung raksasa di pekarangan. Yogyakarta : Kanisius.
Hidayat, I. M. (2017). Budidaya dan Prodksi Benih Kangkung.
Husen, E. (2013). The Use Of gusA Reporter Gene To Monitor The Survival Of Introduced Bacteria In The Soil. Indonesian Journal of Agricultural Science, 6(1), 32. https://doi.org/10.21082/ijas.v6n1.2005.p32-38
Iskandar, A. (2018). Optimalisasi Sekam Padi Bekas Ayam Petelur terhadap Produktivitas Tanaman Kangkung darat (Ipomoea reptans). MIMBAR AGRIBISNIS: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 1(3), 245. https://doi.org/10.25157/ma.v1i3.44
Pamungkas, F. T., Darmanti, S., & Raharjo, B. (2009). Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman dalam Supernatan Kultur Bacillus SP.2 DUCC-BR-K1.3 Terhadap Pertumbuhan Stek. Journal Sains and Mathma, 17(3), 131–140.
Pratama, Y. (2015). Respon Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata) terhadap Kombinasi Pupuk Anorganik dan Pupuk Bio-slurry Padat. Universitas Lampung.
Pratiwi, D., Setyawati, T. R., & Yanti, A. H. (2017). Pengaruh Pemberian PGPR Dari Akar Bambu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah. Jurnal Agrotropika Hayati, 4(2), 112–134.
Rahni, N. M. (2012). Efek Fitohormon PGPR Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays). CEFARS : Jurnal Agribisnis Dan Pengembangan Wilayah, 3(2), 27–35.
Ratnawati. (2017). Pengendalian Gulma Secara Fisika, Kimia, dan Biologi pada Tanaman Kedelai (p. 874). Press: Yogyakarta.
Soenandar. (2010). Petunjuk Praktis Membuat Pestisida Organik. PT Agromedia Pustaka.
Suroso, B., & Antoni, N. E. R. (2015). Respon Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) terhadap Pupuk Bioboost dan Pupuk ZA. Jurnal Bioedukatika, 2(1), 98–108. http://biodiversitas.mipa.uns.ac.id/M/M0301/M030122.pdf

Downloads

Published

2023-03-02

Issue

Section

Articles