Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Perendaman Benih Dengan Menggunakan Larutan Pgpr (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Perkecambahan Dan Pertumbuhan Awal Tanaman Pepaya (Carica Papaya L.) Varietas Calina (IPB 9)

Authors

  • Aa Sirli Sakoti Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian-Universitas Winaya Mukti, Jl. Raya Bandung-Sumedang Km.29 Tanjungsari 45362, Kab. Sumedang, Jawa Barat, Indonesia.
  • Lia Amalia Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian-Universitas Winaya Mukti, Jl. Raya Bandung-Sumedang Km.29 Tanjungsari 45362, Kab. Sumedang, Jawa Barat, Indonesia.
  • R. Wahyono Widodo Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian-Universitas Winaya Mukti, Jl. Raya Bandung-Sumedang Km.29 Tanjungsari 45362, Kab. Sumedang, Jawa Barat, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.35138/orchidagro.v3i1.515

Keywords:

pepaya, konsentrasi PGPR, lama perendaman, dan pembenihan

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mempelajari konsentrasi dan lama perendaman benih terbaik dengan menggunakan larutan PGPR terhadap perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman pepaya. Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2020, di Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang. Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Kelompok sederhana, terdiri dari kombinasi konsentrasi larutan PGPR dan lama perendaman benih dengan masing-masing 4 taraf perlakuan dan 1 perlakuan kontrol sehingga terdapat 17 unit perlakuan yaitu, A = (Kontrol), B = 5 g L-1 10 menit, C = 5 g L-1 20 menit, D = 5 g L-1 30 menit, E = 5 g L-1 40 menit, F = 10 g L-1 10 menit, G = 10 g L-1 20 menit, H = 10 g L-1 30 menit, I = 10 g L-1 40 menit, J = 15 gL-1 10 menit, K = 15 g L-1 20 menit, L = 15 g L-1 30 menit, M  = 15 g L1 40 menit, N = 20 g L-1 10 menit, O = 20 g L-1 20 menit, P = 20 g L-1 30 menit, dan Q = 20 g L-1 40 menit. Kombinasi perlakuan konsentrasi dan lama waktu perendaman benih menggunakan larutan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) tidak memberikan pengaruh tehadap perkecambahan namun berpengaruh pada tinggi tanaman dan jumlah daun.

 

References

Badan Pusat Statistik Nasional. (2017). Statistik Tanaman Buah-buahan dan Sayuran Tahunan 2015-2017.
Chaerunnisa, S. S., Suryanto, A., & Sugito, Y. (2018). Pengaruh PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan Dosis Pupuk Urea pada Tanaman Kailan (Brassica oleracea var. Alboglabra). Jurnal Produksi Tanaman, 6(8), 1952–1959.
Choliq, F. A., Martosudiro, M., & Jalaweni, S. C. (2020). Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (Pgpr) Terhadap Infeksi Chrysanthemum Mild Mottle Virus (Cmmv), Pertumbuhan, Dan Produksi Tanaman Krisan (Chrysanthemum sp.). AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian, 3(2), 31–49. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v3i2.1952
Hidayati, R. S. (2014). Efektivitas Penggunaan Beberapa Macam Pupuk Kandang dan Pemangkasan Cabang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill). Jurnal Ilmiah Pertanian, 2(1), 1–72.
Hipi, A., Surahman, M., Ilyas, S., & Giyanto. (2013). Pengaruh Aplikasi Rizobakteri dan Pupuk Fosfat terhadap Produktivitas dan Mutu Fisiologis Benih Jagung Hibrida. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 32(3), 192–198.
Kholida, F. T., & Zulaika, E. (2015). Potensi Azotobacter sebagai Penghasil Hormon IAA (Indole-3-Acetic Acid). Jurnal Sains Dan Seni ITS, 4(2), 75–77.
Kloepper, J. W. (1993). Plant growth-promoting rhizobacteria as biological control agents. In Soil microbial ecology: applications in agricultural and environmental management.
Nasib, S. Bin, Suketi, K., & Widodo, W. D. (2016). Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria Terhadap Bibit dan Pertumbuhan Awal Pepaya. Buletin Agrohorti, 4(1), 63. https://doi.org/10.29244/agrob.4.1.63-69
Oktafia, T. J., & Maghfoer, M. D. (2019). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Terhadap Aplikasi EM dan PGPR. Jurnal Produksi Tanaman, 6(8), 1974–1981. http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/866
Putri, A. A. P., Martosudiro, M., & Hadiastono, T. (2013). Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria (Pgpr) Terhadap Infeksi Soybean Mosaic Virus (Smv), Pertumbuhan Dan Produksi Pada Tanaman Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.) Varietas Wilis. Jurnal HPT, 1(3), 1–10.
Spaepen, S., Vanderleyden, J., & Okon, Y. (2009). Plant growth-promoting actions of rhizobacteria. Dv Botl Res, 5(1), 283–320.
Suyanti, Setyadjit, & Arif, A. Bin. (2012). Produk Diversifikasi Olahan Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Dan Mendukung Pengembangan Buah Pepaya (Carica Papaya L) Di Indonesia. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian, 8(2), 63–70.
Tabriji, Sholihah, S. M., & Meidiantie, D. (2016). Pengaruh konsentrasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobakterium) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L.). Jurnal Ilmiah Respati, 8(1), 595–599. https://doi.org/https://doi.org/10.52643/jir.v7i1.232
Van Loon, L. C. (2007). Plant responses to plant growth-promoting rhizobacteria. European Journal of Plant Pathology, 119(3), 243–254. https://doi.org/10.1007/s10658-007-9165-1
Wahyuni, S., Aziza, N. L., & Marsuni, Y. (2020). Uji Konsentrasi Plant Growth Uji Konsentrasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dalam Memacu Perkecambahan Biji Poliembrioni pada Biji Jeruk Siam Banjar. Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa, 3(1), 34–44.
Yulianingtyas, A. P., Sebayang, H. T., & Tyasmoro, S. Y. (2015). Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Ukuran Bibit Pada Pertumbuhan Pembibitan Tebu (Saccharum officinarum L.). Jurnal Produksi Tanamanksi Tanaman, 3(5), 362–369.

Downloads

Published

2023-03-02

Issue

Section

Articles