Pengaruh Pemberian Konsentrasi Ekstrak Rebung (Gibberelin Organik) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Okra (Abelmoschus esculentus L. Moench)

Authors

  • nine wahyuni maulani Dosen Program Studi Agroteknologi, Fakultas Agrobisnis dan Rekayasa Pertanian Subang Jl. RA. Kartini Km.3, Subang, Jawa Barat, Indonesia
  • Lusiana Lusiana Dosen Program Studi Agroteknologi, Fakultas Agrobisnis dan Rekayasa Pertanian Subang Jl. RA. Kartini Km.3, Subang, Jawa Barat, Indonesia
  • Ayi Syhartika Maftuh Mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Fakultas Agrobisnis dan Rekayasa Pertanian Subang Jl. RA. Kartini Km.3, Subang, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35138/orchidagro.v4i1.683

Keywords:

Giberelin, Organik, Konsentrasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi rebung yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra (Abelmoschus esculentus L. Moench). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Parapatan, Desa Purwadadi Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September – November 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana yang terdiri dari 7 perlakuan dan 4 ulangan, dengan perlakuan antara lain yaitu : P0 (control), P1 (2,25 mL/L), P2 (4,5 mL/L), P3 (6,75 mL/L), P4 (9 mL/L), P5 (11,25 mL/L) dan P6 (13,5 mL/L). Parameter yang diamati dalam penelitian ini diantarannya : Tinggi tanaman, Jumlah daun, Luas daun, Bobot per buah, Jumlah buah per tanaman, Panjang buah dan Diameter buah. Perlakuan ekstrak rebung dengan konsentrasi 6,75 ml/L atau perlakuan P3 menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra terbaik.

References

Abdullah, A. (2021). Pengaruh pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.) secara hidroponik. Jurnal PENDAS, 3(1), 21-27.
Atmojo, S. W. (2007). Pupuk Organik dan Masa Depan Stok Pangan. Solo Pos (14 Februari 2007).
Aziyati, dkk. 2016. Respon Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah Terhadap Dosis Pupuk Organik Cair Titonia dan Interval Waktu Aplikasi. USU.
Febriantami, A., & Nusyirwan, N. (2017). Penaruh Pemberian Pupuk Organik Cair dan Ekstrak Rebung terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.). Jurnal Biosains, 3(2), 96–102.
Haq, N, dan Umarie. 2015. Respon Beberapa Varietas Bawang Merah Dan Lamanya Perendaman GA3 Terhadap Pertumbuhan dan Hasil. Jember :UM.
Ichsan, M. C., Santoso, I., & Oktarina. (2016). Uji Efektivitas Waktu Aplikasi Bahan Organik dan Dosis Pupuk Sp-36 Dalam Meningkatkan Produksi Okra (Abelmoschus esculentus). Agritrop Jurnal IlmuIlmu Pertanian, 134–150.
Kencana, D. 2012. Praktek Baik Budidaya Bambu Rebung Tabah. Denpasar. UNUD.
Kurniati, A., Trisilawati dan Darwati. 2018. Pemanfaatan Pupuk Hayati (Biofertilizer) pada Tanaman Rempah dan Obat. Jurnal Perspektif.16(1): 33-43.
Nugroho, Agus.2014. Meraup Untung Budidaya Rebung. Yogyakarta : Pustaka Baru Press
Pertiwi, P.D., Agustiansyah, dan Yayuk N. 2014. Pengaruh Giberelin (GA3) Terhadap Pertumbuhandan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merrill.). Jurnal Agrotek Tropika 2 (2) : 276-28
Pratiwi, K.I., Zaini, M.A., dan Nazaruddin. 2016. Pengaruh Konsentrasi Gel Buah Okra (Abelmoschus esculentus L.) Terhadap Mutu Es Krim Campuran Susu Sapi dan Susu Kedelai. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan (Pro Food) Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram. Nusa Tenggara Barat. 2 (2) : 132-139
Raditya, J., E. D. Purbajanti dan W. Slamet. 2017. Pertumbuhan dan Produksi Okra (Abelmoschus esculentus L.)pada Level Pemupukan Nitrogen dan Jarak Tanam yang Berbeda. J. Agro Complex 1(2):49-56.
Rahmawati N. 2005. Pemanfaatan Biofertilizer Pada Pertanian Organik. Tesis. USU eRepository. Medan
Rai, I. N., & Wiraatmaja, I.W. (2010). Zat Pengatur Tumbuh Tanaman.
Taiz L., E. Zeiger, 2002. Plant Physiology. The Benjamin/Cummings Publishing Company, Inc. New York. Dalam

Downloads

Published

2024-02-28

Issue

Section

Articles