Analisis Kesediaan Membayar (Willingness to Pay) Konsumen terhadap Sayuran Organik di Jingga Grocer
DOI:
https://doi.org/10.35138/paspalum.v13i1.801Abstract
Kontaminasi udara merupakan salah satu masalah yang terus menjadi isu penting saat ini. Kota Bekasi merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tantangan polusi udara yang berdampak pada kesehatan penduduknya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membatasi risiko pengaruh polusi udara terhadap kesehatan adalah dengan mengonsumsi sayuran organik yang kaya akan nutrisi, mineral, dan bebas dari bahan kimia sintetis. Di Mustikajaya, Kota Bekasi, salah satu toko yang menjual sayuran organik adalah Jingga Grocer. Pada tahun 2021, penjualan sayuran organik di toko Jingga Grocer mengalami fluktuasi yang menjadi kendala bagi perusahaan karena tidak adanya kepastian terhadap penjualan sayuran organik. Akibatnya, perusahaan menghadapi kekurangan dan kelebihan jumlah produk serta penurunan daya beli konsumen sehingga diperoleh keuntungan yang kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar konsumen Jingga Grocer bersedia membayar untuk sayuran organik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Contingent Valuation Method digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kale curly memiliki nilai rata-rata WTP tertinggi, yaitu Rp19.664,00 per 250 gram sedangkan wortel memiliki nilai rata-rata WTP terendah, yaitu Rp9.814,00 per 250 gram.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Renzqya Yossindra Kendiza, Kuswarini Sulandjari, Indrajit Wicaksana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY or The Creative Commons Attribution– License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

