Pengetahuan Petani Jagung Terhadap Spodoptera frugiperda (J.E.Smith) Dan Pengendaliannya Di Kabupaten Banggai
DOI:
https://doi.org/10.35138/paspalum.v13i1.898Abstract
Hama Spodoptera frugiperda merupakan hama baru pertanaman jagung di Indonesia dan sudah meyebar sampai Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Banggai. Akan tetapi, petani masih belum sepenuhnya mengetahui tentang hama tersebut dan masih menggunakan pestisida kimia untuk pengendaliannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengetahuan petani terhadap S. frugiperda dan pengendaliannya di Kabupaten Banggai. Penelitian dilaksanakan di beberapa desa di Kabupaten Banggai, yaitu Desa Boras (Kec. Lamala), Desa Sepe (Kec. Balantak Selatan), Desa Dolom (Kec. Balantak), Desa Sukamaju (Kec. Batui Selatan), dan Desa Binsil (Kec. Bualemo). Penentuan responden menggunakan teknik purposive sampling dan pengumpulan data mewawancarai secara langsung petani jagung menggunakan kuesioner dengan pertanyaan mengenai pengetahuan dan perilaku petani dalam mengendalikan hama S. frugiperda pada tanaman jagung. Data sumber pengetahuan petani tentang S. frugiperda dianalisis menggunkan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan petani jagung tentang S. frugiperda di Kabupaten Banggai lebih banyak bersumber dari penyuluh pertanian dan pengendaliannya oleh petani masih menggunakan pestisida kimia meskipun sebagian dari mereka mengetahui bahwa penggunaan pestisida kimia memiliki dampak buruk bagi kesehatan dan dapat membuat hama menjadi resisten. Sebagain petani juga tidak menggunakan pestisida kimia sesuai dengan anjuran penggunaannya
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dicky Wahyudi, Ivonela Karolina Yahya, Chalik Mawardi, Kurniati Tajuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY or The Creative Commons Attribution– License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

