PENYULUHAN AGEN HAYATI JAMUR ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana UNTUK MENGENDALIKAN SERANGGA HAMA PADA TANAMAN PANGAN DI DESA SUKASARI KECAMATAN SUKASARI KABUPATEN SUMEDANG

Authors

  • Lia Sugiarti Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti

Keywords:

Penyuluhan, Agen hayati, Beauveria bassiana

Abstract

Pengendalian hama dan penyakit yang selama ini digunakan oleh petani di wilayah Desa Sukasari, Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang, sebagian besar menggunakan pengendalian kimiawi. Pengendalian seperti itu banyak menimbulkan efek negatif, maka penggunaan pestisida biologi atau hayati merupakan solusi yang tepat agar lingkungan sekitar Desa Sukasari menjadi lebih sehat dan alami. Beauveria bassiana merupakan salah satu agensia hayati dari golongan cendawan yang mamapu mengendalikan serangga hama pada tanaman pangan dan tanaman sayuran. Tujuan dari program pengabdian ini adalah agar masyarakat mampu membuat dan mengembangkan agen hayati B. bassiana secara sederhana untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman yang menyerang tanaman pangan di Desa Sukasari, serta untuk meningkatkan pendapatan petani dengan cara memproduksi agen hayati B. bassiana. Kegiatan pengabdian menggunakan metode penyuluhan dan simulasi, yang dilaksanakan di Desa Sukasari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang selama bulan Mei 2022 dengan sasaran anggota KWT (Kelompok Wanita Tani) Kuncup Mekar. Pelaksanaan pengabdian ini meliputi : survei desa sasaran, survei alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan agensia hayati, persiapan pelaksanaan, penyuluhan materi dan praktek pembuatan agen hayati, pengawasan serta evaluasi. Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan ini, pengetahuan dan pemahaman peserta penyuluhan tentang pentingnya agen hayati jamur entomopatogen B. bassiana untuk mengendalikan tanaman pangan di Desa Sukasari.menjadi meningkat.

References

Bayu, M. S. Y. I., Prayogo, Y., & Indiati, S. W. (2021). Beauveria bassiana: Biopestisida Ramah Lingkungan dan Efektif untuk Mengendalikan Hama dan Penyakit Tanaman. Buletin Palawija, 19(1), 41. Https://doi.org/10.21082/bulpa.v19n1.2021.p41-63
Helmi, Didik Sulistyanto, & Purwatiningsih. (2015). Aplikasi Agen Pengendali Hayatiterhadap Populasi Hama(Plutella xylostella Linn. Dan C. Pavonana Zell.)Dan Musuh Alaminyapada Tanaman Kubisdi Desa Kalibaru Kulon, Kab. Banyuwang. Jurnal Ilmu Dasar, 16(2), 55–62.
Medan, U., & Area, M. (2018). Universitas medan universitas medan area area. 1–12.
Nababan, M. (2007). Universitas Sebelas Maret Surakarta. Linguistika, 14(26), 15–23.
Riningrum, R. A. F., Nadrawati, N., & Turmudi, E. (2020). UJI KONSENTRASI CENDAWAN Beauveria Bassiana (Bals.) Vuill TERHADAP MORTALITAS KEPIK POLONG (Riptortus Linearis) F. PADA TANAMAN KEDELAI. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 22(1), 9–15. Https://doi.org/10.31186/jipi.22.1.9-15
Sopialena. (2018). Pengendalian hayati dengan Memberdayakan Potensi Mikroba. Mulawarman University Press, 104.
Tobacco, I. (2015). Jamur Entomopatogen Beauveria bassiana : Potensi dan Prospeknya dalam Pengendalian Hama Tungau. Perspektif, 8(2), 65–73.https://doi.org/10.21082/p.v8n2.2009.
Https://sumedangtandang.com/direktori/detail/desa-Sukasari.htm

Downloads

Published

2022-07-27

How to Cite

Sugiarti, L. (2022). PENYULUHAN AGEN HAYATI JAMUR ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana UNTUK MENGENDALIKAN SERANGGA HAMA PADA TANAMAN PANGAN DI DESA SUKASARI KECAMATAN SUKASARI KABUPATEN SUMEDANG. Sadeli: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 31-36. Retrieved from https://journal.unwim.ac.id/index.php/sadeli/article/view/430

Issue

Section

Articles