PENGARUH HAMBATAN SAMPING PASAR KOSAMBI KOTA BANDUNG TERHADAP KINERJA LALU LINTAS JALAN

Authors

  • Citra Artifiani Havianto
  • Wildan Athoillah Taufik PWK UNWIM
  • Achmad Saeful Fasa
  • Muhammad Ramadhan

DOI:

https://doi.org/10.35138/geoplanart.v6i1.1177

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja lalu lintas di ruas jalan sekitar Pasar Kosambi, Kota Bandung. Aktivitas pasar, terutama kendaraan keluar dan masuk, sering menimbulkan gangguan lalu lintas yang berkontribusi terhadap kemacetan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan acuan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997). Data diperoleh melalui survei lapangan yang meliputi volume lalu lintas, kecepatan, serta frekuensi hambatan samping, kemudian dianalisis untuk menghitung kapasitas jalan, derajat kejenuhan (DS), dan tingkat pelayanan (LOS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai derajat kejenuhan di kawasan Pasar Kosambi mencapai 1,60 yang termasuk dalam kategori jenuh, sehingga kinerja lalu lintas berada pada Level of Service F. Hambatan samping dengan kategori kendaraan keluar/masuk memiliki pengaruh paling signifikan terhadap penurunan kinerja lalu lintas dibandingkan kategori hambatan lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi frekuensi hambatan samping, maka semakin rendah tingkat pelayanan jalan. Keberadaan aktivitas samping jalan di sekitar pasar berdampak langsung pada penurunan kinerja lalu lintas. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan berupa pengaturan aktivitas kendaraan keluar/masuk, penataan parkir, serta penyediaan akses khusus agar dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Kata kunci: Hambatan Samping, Kinerja Lalu Lintas, Pasar Kosambi Bandung

Downloads

Published

2025-10-03