RENCANA MITIGASI BENCANA KEBAKARAN DI KAWASAN PADAT BANGUNAN STUDI KASUS KELURAHAN CICADAS KOTA BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.35138/geoplanart.v7i2.1181Abstract
Penelitian ini bertujuan menyusun rencana mitigasi bencana kebakaran di Kawasan Padat Penduduk Kelurahan Cicadas, Kota Bandung, melalui pendekatan analisis kuantitatif dan spasial. Metode utama meliputi: (1) analisis koefisien wilayah terbangun untuk mengidentifikasi kepadatan bangunan sebagai faktor pemicu kerentanan kebakaran; (2) analisis rawan bencana kebakaran dengan metode skoring berdasarkan parameter seperti lebar jalan, ketersediaan fasilitas pemadam, dan kualitas bahan bangunan; serta (3) analisis jaringan jalur evakuasi menggunakan network analysis untuk memetakan rute optimal dan titik kumpul darurat. Rekomendasi mitigasi mencakup peningkatan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), optimalisasi pos pemadam kebakaran, dan sosialisasi kesiapsiagaan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi analisis spasial dan partisipasi masyarakat menjadi kunci efektivitas rencana mitigasi kebakaran di kawasan padat penduduk.
Kata kunci: Mitigasi Kebakaran, Kepadatan Bangunan, Rawan Kebakaran.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published workÂ



