KELAYAKAN IMPLEMENTASI PRINSIP WALKING DAN CYCLING PADA KAWASAN TRANSIT-ORIENTED-DEVELOPMENT (TOD) DI STASIUN BATU CEPER KOTA TANGERANG

Authors

  • Citra Artifiani Havianto Perencanaan Wilayah dan Kota UNWIM
  • Diar Fadila Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Winaya Mukti
  • Achmad Saeful Fasa Perencanaan Wilayah dan Kota UNWIM
  • Muhammad Ramadhan Perencanaan Wilayah dan Kota UNWIM

DOI:

https://doi.org/10.35138/geoplanart.v7i2.1182

Abstract

Pesatnya urbanisasi menuntut sistem transportasi yang berkelanjutan dan inklusif, seperti yang ditawarkan konsep Transit-Oriented Development (TOD). Moda berjalan kaki dan bersepeda menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas aktif. Penelitian ini bertujuan menilai kelayakan penerapan prinsip Walking dan Cycling di Kawasan TOD Stasiun Batu Ceper, Tangerang, berdasarkan TOD Standard v.3 dari ITDP. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan dan skoring kelayakan. Hasil menunjukkan infrastruktur pejalan kaki dan pesepeda masih belum layak, dengan skor sangat rendah. Arahan pengembangan mencakup peningkatan jaringan pedestrian, jalur sepeda yang terlindungi, dan fasilitas parkir sepeda. Jika diterapkan, potensi peningkatan skor Walking dan Cycling dapat membawa kawasan ini menuju standar Bronze atau bahkan mendekati Silver.

Kata kunci: Transit-Oriented Development (TOD), Walking, Cycling, Stasiun Batu Ceper, TOD Standard v.3.

Downloads

Published

2025-10-09 — Updated on 2025-10-09