KELAYAKAN IMPLEMENTASI PRINSIP WALKING DAN CYCLING PADA KAWASAN TRANSIT-ORIENTED-DEVELOPMENT (TOD) DI STASIUN BATU CEPER KOTA TANGERANG
DOI:
https://doi.org/10.35138/geoplanart.v7i2.1182Abstract
Pesatnya urbanisasi menuntut sistem transportasi yang berkelanjutan dan inklusif, seperti yang ditawarkan konsep Transit-Oriented Development (TOD). Moda berjalan kaki dan bersepeda menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas aktif. Penelitian ini bertujuan menilai kelayakan penerapan prinsip Walking dan Cycling di Kawasan TOD Stasiun Batu Ceper, Tangerang, berdasarkan TOD Standard v.3 dari ITDP. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan dan skoring kelayakan. Hasil menunjukkan infrastruktur pejalan kaki dan pesepeda masih belum layak, dengan skor sangat rendah. Arahan pengembangan mencakup peningkatan jaringan pedestrian, jalur sepeda yang terlindungi, dan fasilitas parkir sepeda. Jika diterapkan, potensi peningkatan skor Walking dan Cycling dapat membawa kawasan ini menuju standar Bronze atau bahkan mendekati Silver.
Kata kunci: Transit-Oriented Development (TOD), Walking, Cycling, Stasiun Batu Ceper, TOD Standard v.3.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published workÂ



