Fasilitas Taman Tematik yang Memenuhi Kebutuhan Pengunjung (Studi Kasus: Taman Tematik di SWK Cibeunying Kota Bandung)

Authors

  • Citra Artifiani Havianto Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik UNWIM, Bandung

DOI:

https://doi.org/10.35138/gp.v1i2.126

Keywords:

Fasilitas, Pengunjung, Taman,

Abstract

Ruang publik berupa taman memiliki peranan yang sangat penting bagi lingkungan perkotaan. Meskipun taman di Kota Bandung mengalami peningkatan kunjungan, tapi tidak semua kalangan masyarakat bisa  menikmati taman dengan aman dan nyaman. Sebagian besar taman di Kota Bandung kurang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang mendukung berbagai aktivitas penggunanya. Berbagai permasalahan  sering ditemui di taman, sehingga masyarakat cenderung enggan untuk melakukan berbagai aktivitas di taman. Penelitian ini mempertanyakan mengenai fasilitas apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh pengunjung taman-taman di Kota Bandung khususnya taman tematik di SWK Cibeunying yaitu Taman Lansia, Taman Teras Cikapundung dan Taman Balai Kota.  Variabel yang digunakan adalah karakteristik sosial ekonomi  sebagai variabel bebas. Karakteristik sosial ekonomi yang digunakan adalah jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan dan pendapatan. Lalu variabel terikat berupa fasilitas taman yang terdiiri dari 20 macam fasilitas. Analisis yang digunakan ada penelitian ini adalah analisis tabulasi silang, pembobotan dengan skala likert dan analisis Crosstabulation  Chi-  Square. Dari hasil analisis ditemukan fasilitas yang paling banyak dibutuhkan oleh pengunjung diantaranya adalah toilet. Selanjutnya dilakukan analisis hubungan karakteristik sosial ekonomi pengunjung terhadap pemilihan fasilitas. Karakteristik pekerjaan merupakan variabel yang paling mempengaruhi pemilihan fasilitas di seluruh taman taman. Output dari studi ini berupa arahan pengembangan ketiga taman  dari segi fasilitas yang paling dibutuhkan oleh pengunjung taman

References

Gehl, Jan. (1996) Public Spaces, Public life, In The 21st Century. Urban Quality Consultants: Copenhagen.
Laporan Akhir Kajian Konsep Pengembangan dan Pengelolaan Taman Kota Menjadi Taman di Kota Bandung. 2014. BAPPEDA KOTA BANDUNG. Belaputra Interplan
Purnomohadi, Ning (2006). Ruang Terbuka Hijau Sebagai Unsur Utama Tata Ruang Kota. Jakarta.
Standar Nasional Indonesia 03-1733-2004 mengenai Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan
Undang – Undang no. 26 tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.
WILLIAMS, G. (1996). Representing-Disability: Some Questions of Phenomenology and Politics. The Disability Press, pp. 1194 – 212. Diakses Pada Tanggal 12 Desember 2016

Downloads

Published

2017-11-20