Hubungan antara Modal Sosial dengan Difusi Inovasi Sebagai Basis Pengembangan Ekonomi Lokal
DOI:
https://doi.org/10.35138/gp.v2i1.133Keywords:
Difusi inovasi, inovasi, modal sosial, pertanian hortikultura,Abstract
Tulisan ini mengidentifikasi hubungan antara modal sosial dengan difusi inovasi pada tahap budidaya dan pasca budidaya pertanian hortikultura sebagai basis pengembangan ekonomi lokal. Metoda studi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif untuk mengetahui keberadaan modal sosial petani hortikultura. Strategi penelitian menggunakan studi kasus terpancang multikasus untuk memahami dua unit analisis di dua desa dengan karakteristik berbeda. Temuan studi menunjukkan bahwa desa yang memiliki keberadaan modal sosial secara utuh, berhubungan dengan tumbuhnya inovasi dan difusi inovasi. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat hubungan antara keberadaan modal sosial yang utuh, dengan tumbuhnya inovasi dan proses difusi inovasi. Desa dengan keberadaan modal sosial secara utuh mampu menjadi tempat terjadinya difusi inovasi dan tumbuhnya inovasi secara lebih cepat dibandingkan dengan desa yang kurang keberadaan modal sosialnya.
References
Anantanyu, Sapja. Kelembagaan Petani : Peran dan Strategi Pengembangan Kapasitasnya. Jurnal SEPA : Vol. 7 No. 2 : 102 – 109 ISSN : 1829 – 9946. UNS, 2011.
Barliana, M. Syaom. Arsitektur, Komunitas, dan Modal sosial. Penerbit Diskursus, Universitas Pendidikan Indonesia, 2010.
Blakely, Edward J. Planning Local Economic Development. Sage Publication, London, New Delhi, 1986.
Barquero, Antonio vasquez, Endogenous Development, networking, innovation, institutions and cities. London and New York. 2002.
Blair, John P. Local Economic Development. Sage Publication. London, New Delhi, 1995.
Creswell, John. W. Research Design : Pendekatan Kualtitatif, Kuantitatif dan Mixed. Penerbit Pustaka Pelajar. Yogyakarta, 2012.
Fukuyama, Francis. Trust. Free Press Paperbacks. New York, 1996.
Giddens, Anthony. Sosiologi Sejarah dan Berbagai Pemikirannya. Penerbit Kreasi Wacana. Yogyakarta, 2004.
Maulana, Ihsan. Kajian Proses Difusi Inovasi Pertanian Hortikultura dan Pengaruhnya Terhadap Kapasitas Komunitas. Bandung : Institut Teknologi Bandung, 2012.
Martini, Lenny. Berbagi Pengetahuan di Institusi Akademik. Jurnal Manajemen Teknologi. Vol. 10, No. 2. Sekolah Bisnis dan Manajemen. Institut Teknologi Bandung, 2011.
Pike, Andy. Local and Regional Development. Routledge. USA and Canada, 2006.
Poerwanto, Roedhy. Teknologi Hortikultura. Institut Pertanian Bogor, 2014.
Rogers, Everett M. Diffusuion of Innovation. Free Press. New York, 2003.
Saada, Nur. Kreativitas dan Inovasi Untuk Memupuk Semangat Kewirausahaan. Jurnal Teknis. Vol. 7 No. 3 : 144-148. Politeknik Negeri Semarang, 2012.
Sedyadi, Gema Satria Mayang. Dukungan Modal Sosial Terhadap Kelembagaan Pertanian Dalam Peningkatan Posisi Tawar Pada Sistem Tata Niaga. Bandung : Institut Teknologi Bandung, 2012.
Shinta, Agustina. Ilmu Usaha Tani. Penerbit Universitas Brawijaya Press. Malang, 2011.
Sya’roni, Deden A. Wahab. Kreativitas dan Inovasi Penentu Kompetensi Pelaku Usaha Kecil. Jurnal Manajemen Teknologi. Vol. 11 No. 1. Universitas Komputer Indonesia, 2012.
Yin, Robert K. Studi Kasus Desain dan Metode. Penerbit PT. Raja Grafindo Persadmenyea. Jakarta, 2014.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published workÂ



