Pendekatan Soft System Methodology Untuk Penerapan Proses Sertifikat Layak Fungsi (SLF) Suatu Bangunan Gedung

Authors

  • Syapril Janizar Program Studi Teknik Sipil; Fakultas Teknik, Perencanaan dan Arsitektur Universitas Winaya Mukti, Bandung
  • An An Anisarida Program Studi Teknik Sipil; Fakultas Teknik, Perencanaan dan Arsitektur Universitas Winaya Mukti, Bandung

DOI:

https://doi.org/10.35138/gp.v2i2.187

Keywords:

Bangunan Gedung, Layak Fungsi, SSM, Sistem Thingking

Abstract

SSM adalah sebuah metodologi yang cocok untuk membantu suatu organisasi dalam menjelaskan tujuan mereka dan kemudian merancang sistem aktivitas manusia untuk mencapai tujuan tersebut. Metodologi SSM didasarkan pada 7 tahapan proses yang dimulai dari pengklarifikasian situasi masalah yang tidak terstruktur melalui perancangan system aktivitas manusia yang diharapkan membantu memperbaiki situasi Model konseptual ini kemudian dibandingkan dengan situasi masalah dalam rangka mengidentifikasi perubahan yang layak. Berpikir serba sistem merupakan cara berpikir baru yang memandang permasalahan secara utuh (tidak terpisah-pisah). Berpikir sistem merupakan suatu bidang transdisiplin yang muncul sebagai respon terhadap keterbatasan dari pendekatan teknikal dalam proses reduksi untuk memecahkan suatu permasalahan tertentu yang dalam hal ini dicoba untuk diterapkan melalui SSM sebagai suatu metode dalam kegiatan penilaian kelayakan teknis fungsi bidang struktur sebuah bangunan gedung .

Downloads

Published

2020-06-16

Issue

Section

Articles