PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN MENGGUNAKAN TPS 3R DI KECAMATAN GARUT KOTA
DOI:
https://doi.org/10.35138/gp.v3i1.226Abstract
Kecamatan Garut Kota merupakan salah satu daerah dari 42 Kecamatan di wilayah Kabupaten Garut yang terbagi menjadi 11 Kelurahan yang mengalami kenaikan jumlah penduduk di setiap tahunnya sebesar 130.667 jiwa, sehingga menyebabkan sampah yang dihasilkan meningkat. Permasalahan Persampahan di Kecamatan Garut Kota disebabkan karena tidak tersedianya Tempat Pengelolaan Sampah yang baik, maka dilakukan perencanaan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R dengan sistem Reuse, Reduce, Recycle. Metode yang dilakukan dalam pengukuran timbulan sampah adalah dengan pengukuran secara langsung di sumber dengan menggunakan metode pengukuran menurut peraturan pemerintah yang telah ditentukan. Tempat Pengolahan Sampah di TPS 3R Kecamatan Garut Kota terdiri dari ruang pengolahan sampah organik yaitu ruang pencacah, ruang pengomposan, ruang pengayakan, ruang penggilingan, serta ruang pengemasan sampah organik. Sedangkan ruang pengolahan sampah anorganik terdiri dari ruang pengolahan anorganik, ruang pengemasan, ruang penggilingan, serta pengemasan sampah anorganik. Selain itu, ada bangunan penunjang yaitu gudang, kantor, toilet, dan tempat parkir.
Â
Kata Kunci: Permasalahan Sampah, Perencanaan Pengelolaan Sampah, Potensi Timbulan Sampah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published workÂ



