Kajian Penentuan Sistem Pusat Pelayanan Kawasan Perkotaan di Kecamatan Jatinangor
DOI:
https://doi.org/10.35138/gp.v3i2.347Keywords:
Pusat Pelayanan, Kawasan Perkotaan, JatinangorAbstract
Perkotaan merupakan kawasan pemukiman yang secara fisik ditunjukan oleh kumpulan permukiman dan memiliki fasilitas untuk mendukung kehidupan warganya secara mandiri. Jatinangor merupakan kecamatan yang terdapat di Kabupaten Sumedang yang sudah mencirikan Kawasan Perkotaan. Untuk dapat mengoptimalkan perkembangan kawasan perkotaan di Kecamatan Jatinangor, maka sistem pusat pelayanan kawasan perlu diarahkan ke dalam rencana tata ruang kawasan. Metode data pada penelitian menggunakan teknik observasi dan untuk metode analisis yang digunakan pada penelitian menggunakan deskritif kuantitatif. Hasil akhir dari penelitian ini adalah hierarki pusat pelayanan kawasan di Kecamatan Jatinangor yang terdiri dari 12 Desa terbagi kedalam tiga hierarki pusat pelayanan. Hierarki pertama yaitu Pusat Pertumbuhan Kawasan yang terdiri dari Desa Hegarmanah, Cipacing, Sayang, Cikeruh, dan CIbeusi. Kemudian hierarki kedua adalah Pusat Kegiatan Perindustrian yang terdiri dari Desa Cintamulya, Jatimukti, Mekargalih, dan Cisempur.untuk hirari yang ketiga yaitu Pusat Permukiman yang terletak di Desa Jatiroke, Cileles, dan Cilayung. Bentuk struktur Pusat Pelayanan Perkotaan Jatinangor merupakan konsep konsentris, dengan pola perkembangan perkotan berada di tengah-tengah kawasa sebagai daerah pusat kawasan. Bentuk struktur Perkotaan Jatinangor pembangunan konsep konsentris, pola perkembangan kotanya berada di tengah-tengah Perkotaan Jatinangor sebagai daerah pusat Kawasan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published workÂ



