ANALISIS DAN VALIDASI LUAS SAWAH 2010 KEMENTERIAN PERTANIAN BERDASARKAN PENDEKATAN KLASIFIKASI OBIA (Studi Kasus Kecamatan Juntiyuat Kab. Indramayu)
DOI:
https://doi.org/10.35138/geoplanart.v5i1.614Keywords:
Luas, Sawah, Pemetaan, Klasifikasi, OBIAAbstract
Masalah mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia salah satunya adalah ketersediaan peta lahan sawah yang akurat dan terkini untuk mengontrol produktivitas tanaman padi agar stabil. Dalam hal pengadaan peta lahan sawah menggunakan citra satelit resolusi tinggi, kecenderungan menggunakan metode klasifikasi visual sangat tinggi, karena kurangnya kajian-kajian penggunaan metode klasifikasi digital yang dapat dijadikan referensi untuk melakukan analisis objek tertentu melalui citra satelit resolusi tinggi, seperti halnya dalam pekerjaan pemetaan lahan sawah Kementan tahun 2010. Penelitian ini ditujukan untuk melakukan analisis dan validasi hasil survey luas sawah tahun 2010 Kementerian Pertanian berdasarkan pendekatan klasifikasi Object Based Image Analysis (OBIA). Aspek yang dibandingkan adalah klasifikasi area sawah dari kedua metode tersebut. Uji akurasi dilakukan antara hasil Audit Lahan Baku Sawah Menggunakan Citra Satelit Resolusi Tinggi tahun 2010 dengan hasil klasifikasi lahan sawah yang diperoleh dari proses klasifikasi digital berbasis objek. Pada penelitian ini, Pendekatan OBIA yang digunakan pada klasifikasi fase lahan sawah efektif diterapkan, terutama pada pemilihan kombinasi parameter terbaik untuk segmentasi dan pemilihan parameter terbaik untuk klasifikasi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published workÂ



