Perencanaan Bangunan Intake Dan Pipa Transmisi Air Baku Dalam Optimalisasi SPAM Cikembar Sukabumi

Authors

  • Yukeu Dwi Hasyti Program Studi Teknik Lingkungan, FTPA UNWIM, Bandung
  • Arie Melani Purbasari Program Studi Teknik Lingkungan, FTPA UNWIM, Bandung

DOI:

https://doi.org/10.35138/geoplanart.v7i2.886

Abstract

Permasalahan terkait air bersih yang ada di Indonesia diantaranya adalah akses terbatas, kualitas air yang buruk, ketidaksetaraan akses. Wilayah Cikembar merupakan salah wilayah yang memiliki perkembangan pesat di Sukabumi, tetapi belum ditunjang dengan penyediaan infrastruktur air minum yang memadai, oleh karena itu, perlu mengoptimalkan pelayanan kebutuhan air minum di masyarakat dengan mengoptimalkan pemanfaatan air permukaan (sungai cicatih) yang tersedia di wilayah tersebut. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif dengan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Melalui teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Penelitian menunjukkan bahwa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) wilayah Cikembar memanfaatkan sumber air dari Kolam Tando PLTA Ubrug yang memasok 3 (tiga) unit IPA Cikembar dengan kapasitas masing-masing 40 liter/detik untuk IPA 2 dan IPA 3 dan 50 liter/detik, total kapasitas terpasang IPA adalah 130 liter/detik. Jumlah Pelanggan SPAM Cikembar adalah 10.135 sambungan (per juni 2024). Suplai dari sumber air baku sering terganggu karena proses pemeliharaan PLTA UBRUG dan menurunnya debit sumber baku pada kolam tando pada saat musim kemarau, maka untuk menjaga ketersediaan air baku perlu dibuatkan intake cadangan, transmisi air baku dan bak pengumpul air baku,  sehingga kapasitas terpasang yang ada dapat diserap oleh pelanggan dengan kondisi kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K3) memenuhi persyaratan yang paling optimal.

Kata kunci: Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Intake, Transmisi Air Baku

Downloads

Published

2025-10-03